Dunia Anak

Apa yang Terjadi Jika Anak Kekurangan Nutrisi?

Anak usia 2-5 tahun merupakan masa-masa pertumbuhannya, agar mereka dapat tumbuh secara optimal kita sebagai orang tua harus mendukungnya. Dengan cara memberikan asupan nutrisi yang tepat dan cukup, karena di masa ini balita cenderung sangat aktif. Apabila nutrisinya tak sebanding dengan energi yang ia keluarkan, akan berdampak buruk untuk kesehatannya. Apa yang Terjadi Jika Anak Kekurangan Nutrisi?

Tanda Anak Kekurangan Gizi

  1. Tidak memiliki selera makan / nafsu makan rendah
  2. Pertumbuhannya menjadi lambat, hal ini dapat dilihat dari tinggi dan berat badan yang tidak sesuai dengan usianya.
  3. Hilangnya lemak, dan massa otot tubuh
  4. Tidak memiliki kekuatan otot / lemah
  5. Tidak dapat mengendalikan emosional tubuh, misalnya mudah marah atau menangis secara berlebihan
  6. Merasakan cemas dan kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar
  7. Sulit berkonsentrasi
  8. Kulit kering
  9. Rambut mudah rontok
  10. Pipi dan mata terlihat cekung
  11. Saat ada luka, proses penyembuhannya lama
  12. Mudah Terserang penyakit
  13. Sulit diajak bicara

Baca juga : Makanan Bergizi Untuk Kecerdasan Anak

Masalah yang timbul akibat kekurangan nutrisi

  1. Berat Badan Kurang
    Anak yang kurang asupan nutrisi cenderung akan memiliki tubuh yang kurus, serta berat badan yang tidak setara dengan usianya.
  2. Terlihat Lesu
    Jika balita sering terlihat lesu, dan mudah lelah walaupun hanya beraktivitas sedikit saja. Bisa jadi itu merupakan gejala anemia, anemia disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dan mineral dalam tubuh. Jadi pastikan untuk memberikan asupan Protein Untuk Pertumbuhan Balita yang cukup.
  3. Rambut dan Kulit kering
    Jika nutrisi dalam tubuh sangatlah sedikit, seluruh asupan nutrisi akan diserap oleh organ penting dalam tubuh, sehingga rambut dan kulit jadi tidak mendapat nutrisi yang cukup sehingga terlihat kering dan rusak.
    Hal tersebut dapat atasi dengan memperbanyak asupan Protein dan Vitamin B.
  4. Mudah Sakit
    Masalah yang sangat sering timbul apabila anak kekurangan nutrisi, yaitu sangat rentan terhadap virus dan bakteri. Membuatnya mudah terserang penyakit, karena tidak ada perlindungan dalam tubuh untuk menangkal virus dan bakteri.
    Agar hal itu tak terjadi, pastikan balita untuk selalu konsumsi makanan yang kaya akan Zink, Protein, serta Vitamin A, C, dan E.
  5. Susah Buang Air Besar
    Jika anak kekurangan nutrisi, masalah yang akan timbul selanjutnya adalah susah BAB. Karena tubuh tidak mendapatkan asupan serat yang cukup, untuk menghindari hal itu Bunda harus menyiapkan buah dan sayuran untuk dikonsumsi balita setiap hari.
  6. Pertumbuhannya Lambat
    Masalah besar yang akan timbul yaitu anak mengalami kegagalan dalam pertumbuhannya, balita akan sulit tumbuh sesuai usianya.

Sangat banyak efek buruk yang akan terjadi apabila balita kekurangan nutrisi, jangan sampaii terjadi ya Bunda. Sayangilah mereka, penuhilah kebutuhannya. Agar menjadi anak yang berguna, dan membanggakan orangtua.

Baca selanjutnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Close