Dunia Anak

Melatih Mental Anak agar Memiliki Kepribadian, Berani dan Percaya Diri

Cara melatih mental anak agar berani serta bertanggung jawab adalah hal yang sangat penting bagi orang tua. Meskipun kepribadian anak berbeda-beda, tapi setidaknya orang tua yang paling mengerti sikap dan kondisi mental anak itu sendiri.

Perlu diketahui, pendidikan mental anak merupakan salah satu hal yang harus mendapat perhatian khusus. Kebanyakan dari orang – orang yang meraih sukses memiliki kondisi atau keadaan mental yang kuat.

Cara mendidik dan melatih mental anak sudah harus sejak dini harus dilakukan agar orang tua. Tujuannya agar Anak memiliki sifat pemberani dan mandiri yang akan memudahkan untuk kehidupannya kelak.

Baca jugaIni Dampak Psikologis Apabila Anak Sering Kena Marah Orang Tua

Melatih Mental Anak agar Memiliki Kepribadian, Berani dan Percaya Diri

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membentuk mental anak agar kuat pada usia dewasa nantinya.

1. Memberikan kesempatan pada Anak untuk Mencoba Hal Baru

Bagaimana cara melatih anak berani dalam mencoba hal-hal baru? Caranya adalah dengan membiasakannya sejak dini. Jangan terlalu melarang anak bermain karena takut kotor, takut terluka, dan alasan-alasan lainnya.

Orang tua yang terlalu protektif dan tidak memberikan kebebasan untuk mencoba hal baru merupakan hal yang wajar, karena khawatir. Namun hal ini justru membuat anak menjadi penakut.

Sebagai orang tua sebaiknya bisa memberi kebebasan anak untuk bereksplorasi, namun dengan tetap mengawasinya. Yang terpenting, anak-anak tidak benar-benar menjadi takut mencoba hal baru.

2.  Berikan Kepercayaan pada Anak

Dengan memberi kepercayaan, itu berarti ikut melatih mental anak agar berani melakukan hal – hal yang sudah waktunya bisa ia lakukan.

Beri kepercayaan anak untuk melakukan berbagai hal sendiri. Misalnya, mengambil nasi sendiri dan Anda tak perlu khawatir nasi akan tumpah, dapur akan berantakan serta bermacam kekhawatiran lainnya.

Biarkan dan percayakan anak melakukan apa yang ingin dia lakukan selama hal itu bisa dilakukannya. Anda hanya perlu mengajarkan pada anak, mana hal yang bisa dia lakukan dan mana yang tidak.

Biasakanlah agar anak-anak Anda berani  melakukan sesuatu dengan didukung oleh kepercayaan orang tua.

3. Berikan Contoh untuk menjadi Pribadi Pemberani

Kebanyakan anak – anak belajar sesuatu dengan cara meniru, oleh sebab itu orang tua bisa memberikan contoh tentang hal yang akan diajarkan kepada anak.

Orang tua juga bisa mencontohkan anak bagaimana etika berperilaku yang benar yang dilihat dari sikap orang tua pada kesehariannya.

Misalnya anak takut berenang karena dan takut masuk ke kolam, Anda bisa memberi contoh dengan cara masuk terlebih dulu ke dalam kolam. Tunjukkan pada anak bahwa hal itu tidak berbahaya.

4. Jangan pernah menakut – nakuti anak

Banyak orang tua mengalami kesulitan ketika melarang anak untuk melakukan sesuatu, maka orang tua justru menakut – nakuti anak agar menurut.

Hal itu justru akan membentuk pikiran yang negatif pada anak dan membuatnya takut untuk melakukan segala hal. Berikan pengertian pada anak, bahwa hal tersebut itdak boleh dilakukan, jelaskan bahaya yang bisa terjadi, namun jangan ditakut-takuti.

Berikan anak saran bahwa sesuatu yang belum bisa dilakukan oleh anak harus mendapatkan pendampingan orang tua untuk mengawasi agar tidak terjadi hal berbahaya bagi anak.

5. Hindari untuk memaksakan Segala Hal

Anak-anak tidak boleh sering dipaksa untuk melakukan sesuatu, apalagi pada hal yang tidak disukainya

Biarkan anak mandiri dan merasakan sendiri apa yang dia diperlukan. orang tua bisa mendampingi anak setiap saat, namun jangan sampai Anda membatasinya.

Ingatlah bahwa orang tua tidak bisa selalu menemaninya, Anda sendiri yang harus melatih mental anak agar jadi pemberani.

6. Ajarkan anak tentang bahaya dan resiko

Untuk hal yang satu ini, orang tua harus melakukannya dengan bijak. Beri pengertian pada anak agar tau tentang sesuatu yang berbahaya atau beresiko.

Memberi penjelasan tentang sesuatu yang berbahaya dan tidak boleh dilakukan dengan perkataan keras, haruslah dengan cara pelan. Jangan membentak dan membuat anak takut sebelum dia tau tetang resiko yang sebenarnya.

7. Berikan pujian pada anak

Untuk menambah rasa kepercayaan anak bahwa dia mampu melakukan sesuatu dan melatih kemandiriannya, maka berikan pujian kepadanya.

Cara mendidik mental anak dengan pujian ketika dia berhasil akan lebih membuat anak merasa percaya diri dan yakin bahwa ia bisa berusaha dan berhasil.

8. Tetap berikan batasan pada anak

Memberi kebebasan untuk mencoba berbagai hal untuk mendidik mental anak sejak dini sangatlah penting, namun Anda juga harus memberi batasan pada anak.

Berikan batasan yang jelas dan harus dipatuhi anak mengenai hal – hal yang diperbolehkan atau tidak, berikan aturan – aturan yang dapat dipahami anak.

Sebagai orang tua, tentu tak dapat selalu mendampingi anak selamanya. Ada saatnya orang tua harus melepas anaknya untuk menjalani kehidupan sendiri, ketika anak sudah beranjak dewasa.

Jangan sampai karena kesalahan cara mendidik mental anak akan menyebabkan anak jadi penakut, tidak bisa mandiri  bahkan selalu tergantung pada orang tua.

Baca selanjutnya

Shafira Ayu

Blogger pemula

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Close