Dunia Anak

Ini Dampak Psikologis Apabila Anak Sering Kena Marah Orang Tua

Orang tua yang memarahi anaknya sebenarnya merupakan hal yang wajar.Namun, bagaimana dampak dampak psikologis pada anak itu sendiri? Apalagi sering sekali kena marah.

Satu hal lagi, apakah pesan dari orang tua dalam bentuk kemarahan tersebut tersampaikan pada anak?

Kebanyakan anak justru hanya fokus pada kemarahan orangtua, ada perasaan takut yang justru mengabaikan pesan yang diucapkan orang tua.

Terkadang, tindakan halus serta memberi pengertian secara perlahan, justru akan lebih diterima oleh anak.

Baca jugaIni Pentingnya Anak Bermain Di Luar Rumah, Terutama untuk Meningkatkan Kecerdasan

Dampak Psikologis pada anak

Sebenarnya, dampak kemarahan itu sendiri tergantung pada hubungan anak dan orang tua sebelumnya. Apabila hubungannya terjalin dengan baik baik maka kemarahan tidak berdampak berat.

Sebaliknya. apabila hubungannya antara orang tua dan anak tersebut dinilai buruk sebelumnya, maka anak bisa saja mengalami trauma.

Untuk dampak ringan, mungkin saja anak hanya merasa kesal dan marah. Sedangkan apabila trauma, anak bisa saja takut menghadapi orangtua, atau bahkan timbul perasaan negatif lainnya.

Apalagi kalau orang tua sampai bertidak kasar, sampai memukul dan sebagainya. Dampak psikologis kepada anak akan terus menerus menghantui perasaannya.

Jalin hubungan yang baik dengan Anak

Kedekatan antara orang tua kepada anak sangat penting agar bisa terjalin dengan baik. Dengan kedekatan / hubungan emosi yang terjalin dengan baik, maka sang anak pun akan lebih mudah dinasehati apabila berbuat kesalahan.

Berbeda dengan orang tua yang tidak memiliki kedekatan dengan orang tua. Anak akan lebih suka mendengarkan kata-kata orang lain, daripada orang tuanya sendiri.

Lebih parah lagi, anak tidak mau mendengarkan kata-kata orang lain, karena tidak ada yang bisa mengerti tentang perasaannya.

Itulah sebabnya, hubungan emosi antara orang tua dan anak sangat penting dan perlu dibangun sejak dini. Banyak orang tua karena berbagai sebab, entah sibuk atau karena hal lain tidak memiliki kedekatan emosi dengan sang anak.

Sebenarnya, dampak psikologis yang buruk kepada anak diawali dengan tindakan orang tua itu sendiri. Untuk itu, menjalin hubungan yang baik dengan Anak sangatlah penting.

Atur waktu Anda, meskipun sangat sibuk… untuk lebih dekat dengan anak-anak Anda.

Baca selanjutnya

Shafira Ayu

Blogger pemula

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Close