Sejarah Hari Anak Nasional Indonesia

Sejarah Hari Anak Nasional Indonesia dari Pertama kali

Hari Anak di setiap negara dirayakan berbeda-beda setiap tahunnya, namun bagaimana dengan sejarah hari anak Nasional Indonesia yang di peringati setiap tanggal 23 juli?

Berdasarkan data yang dihimpun dari Wikipedia, pada tanggal 1 Juni merupakan hari Anak yang dirayakan oleh 50 negara di dunia. Sedangkan untuk hari Anak Universal dirayakan sebanyak 25 negara setiap tahunnya pada 20 November.

Hari anak pertama kali diproklamasikan oleh Inggris di tahun 1954, peringatan hari anak bertujuan untuk mendorong semua negara khusus untuk melembagakan satu hari ini.

Selain itu, tujuannya agar semua negara memulai tindakan serta memberi manfaat dan untuk kesejahteraan anak-anak dunia.

Baca jugaIni Pentingnya Anak Bermain Di Luar Rumah, Terutama untuk Meningkatkan Kecerdasan

Nah, bagaimana dengan sejarah hari anak Nasional Indonesia yang ternyata dirayakan pada tanggal 23 juli?

Sejarah Hari Anak Nasional Indonesia

Ide dan pemikiran untuk mengutamakan perwujudan kesejahteraan anak di dunia ini selanjutnya diadopsi oleh negara Indonesia

Kala itu ditahun 1984, Presiden Soeharto (presiden RI ke 2) menimbang bahwa anak adalah generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Oleh sebab itu, anak wajib memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan begitu upaya pembinaan anak perlu untuk diarahkan agar dapat menggugah dan meningkatkan kesadaran akan hak, kewajiban dan tanggung jawab kepada orang tua, masyarakat, bangsa dan negara.

Sejarah Hari Anak Nasional di Indonesia secara resmi ditetapkan melalui Keppres RI No. 44 tanggal 19 Juli 1984. Dan tanggal 23 juli dipilih sebagai hari anak Nasional Indonesia untuk pertama kalinya.

Sejak itu, sejarah Hari Anak Nasional di Indonesia di mulai dan di peringati setiap tahunnya sampai sekarang ini.

Dalam perkembangannya, kebutuhan hak anak juga tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Salah satunya adalah terbentuknya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang di sah kan melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Perkembangan selanjutnya, adalah perluasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan yang dirubah menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Makna peringatan hari Anak Nasional

Makna Hari Anak Nasional yang terpenting adalah sebagai hari untuk meningkatkan kepedulian semua warga bangsa Indonesia. Baik itu orang tua, keluarga, masyarakat, swasta, dan pemerintah terhadap.

Perlindungan dan pemenuhan hak anak Indonesia adalah sebagai prioritas utama untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga diharapkan menjadi generasi penerus yang berkualitas tinggi.

Nah, itulah sejarah Hari Anak Nasional di Indonesia yang sampai sekarang terus diperingati oleh generasi – generasi selanjutnya.

Bagikan

Penulis

Simpel Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *