Tokoh

Tuan Guru Bajang (TGB), Gubernur NTB yang Hafal Alquran dan Mendapat 50 Lebih Penghargaan

Dalam pandangan H Muhammad Zainul Majdi, Lc, M.A atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), membaca dan berusaha menghafal Alquran penting sekali.

Arti dan soal sebutan Tuan Guru Bajang adalah sebutan dari masyarakat setempat. Tuan itu artinya haji dan guru itu artinya yang mengajar.

Hafal Alquran

Menurut TGB, untuk memahami tuntunan Nabi Muhammad SAW terkait dengan Alquran, maka menghafal Alquran adalah bagian dari berkhidmat pada Alquran itu sendiri.

Tuan Guru Bajang yang sudah menghafal Alquran sejak beliau nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Lombok Timur selama enam tahun menempuh pendidikan Tsanawiyah sampai Muallimin.

Sekolah TGB berasal dari pendidikan dasar di SDN 3 Mataram (sekarang SDN 6 Mataram), lulus pada tahun 1986.

Beliau melewati jenjang SLTP di Madrasah Tsanawiyah Mu’allimin Nahdlatul Wathan Pancor hanya selama 2 tahun, dan lulus Aliyah di yayasan yang sama tahun 1991.

Sebelum memasuki perguruan tinggi ia menghafal Al-Qur’an di Ma’had Darul Qur’an wal Hadits Nahdlatul Wathan Pancor selama setahun (1991-1992).

Pada tahun 1992 TGB berangkat ke Kairo guna menimba ilmu di Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir dan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Universitas Al-Azhar Kairo dan lulus meraih gelar Lc. Di tahun 1996 beliau meraih Master of Art (M.A.) dengan predikat Jayyid Jiddan.

Tuan Guru Bajang menjalani ujian di Universitas Al-Azhar dalam bidang tahfiz Alquran sebanyak 12 juz. Beliau mengakui, yang paling sulit adalah pada ujian lisan, sebab harus langsung menjawab dan hampir tidak ada waktu untuk berpikir.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Al-Azhar selama 10 tahun, TGB melanjutkan ke program S3 di universitas dan jurusan yang sama dan lulus tahun 2011.

“Sesungguhnya tidak sulit menghafal Alquran itu. Kalau pun ada, itu terjadi pada muraja’ah (mengulang) atau istirja’ (mengembalikan memori),” ujar beliau.

Karir menjadi gubernur

Tuan guru bajang

Sebelum menjadi gubernur NTB, TGB adalah anggota DPR RI masa jabatan 2004-2009 dari Partai Bulan Bintang dalam bidang pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian dan kebudayaan (Komisi X).

Dalam Pilkada Juli 2008, TGB berhasil mengumpulkan suara terbanyak. Tetapi kemenangannya digugat dengan alasan penggelembungan suara dan pencoblosan ganda. Namun ternyata MA memutuskan bahwa gugatan tidak terbukti.

Dalam masa TGB menjabat sebagai Gubernur di NTB selama 2 periode, ternyata begitu banyak penghargaan yang beliau terima. Dikutip dari halaman Wikipedia, lebih dari 50 penghargaan telah diterima.

Salah satunya adalah, penghargaan sebagai kepala daerah yang memberikan peran besar dalam pembinaan Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Penghargaan Indonesia Attractivenees Index. Penghargaan ini terkait daya tarik meliputi investasi, infrastruktur, layanan publik dan pariwisata.

Nama Tuan Guru Bajang (TGB) saat ini sedang ramai menjadi perbincangan lantaran keputusannya untuk mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang.

Baca selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Close